Kamis, 12 Juni 2008

Two Way Market Opportunity...Why..??

Dalam system perdagangan alternative ini di kenal system yang disebut Two way Market.

System ini dikeluarkan untuk menyempurnakan system One way Market. Dalam system Two way market, peluang keuntungan bisa di raih lebih besar, dan peluang kerugian lebih kecil.


Hal yang biasa anda tahu adalah bila anda melakukan stok (beli) pada harta tertentu namun kemudian harga barang tersebut justru turun, maka anda akan menderita kerugian. namun hal ini dapat anda tanggulangi dalam sistem Two Way Market karena baik harga bergerak naik atau harga bergerak turun, pemodal dapat meraih keuntungan dengan beberapa persyaratan yakni


Langkah yang harus diambil oleh Tuan A adalah Menganalisa pergerakan nilai atau harga.

- Jika hasil analisa Tuan A menyatakan nilai akan bergerak naik maka kepemilikan nilai tadi harus tuan A namakan dengan sebutan Buy New. Dan jika yang terjadi selanjutnya adalah harga bergerak naik, maka Tuan A akan mendapat keuntungan dengan melakukan penutupan transaksi atau melepas kepemilikan dengan menyatakan Sell Close.

- Jika hasil analisa Tuan A menyatakan nilai akan bergerak turun, maka kepemilikan nilai tadi harus Tuan A nemakan dengan sebutan Sell New. Dan jika yang terjadi selanjutnya adalah harga atau nilai bergerak turun, maka Tuan A mendapat keuntungan dengan melakukan penutupan transaksi atau melepas kepemilikan dengan menyatakan Buy Close.

Ilustrasi :

Nilai : 1P = 1.7000 US$ ( langkah 1 : Lakukan kepemilikan)

( langkah 2 : Analisa pergerakan nilai atau harga)

Jika Analisa menyatakan nilai akan bergerak naik,

1 P= 1.7000 US$ Buy New ( langkah 3 : namakan posisi atau kepemilikan dengan ‘Buy New’)

jika harga naik 1 P = 1.7050 US$ Sell Close ( langkah 4 : melepas kepemilikan dengan ‘Sell Close’ )

Jika Analisa menyatakan nilai akan bergerak Turun,

1 P= 1.7000 US$ Sell New ( langkah 3 : namakan posisi atau kepemilikan dengan ‘SellNew’)

jika harga Turun 1 P = 1.6950 US$ Buy Close ( langkah 4 : melepas kepemilikan dengan ‘ Buy Close’ )


Kelebihan system two way market tidak hanya dari segi cara memperoleh keuntungan.

Dalam system one way market, sangat di perhatikan modal awal (contoh Tuan A dengan modal 200jt membeli 20.000 US$). Semakin kecil modal semakin kecil membeli Dolar atau mata uang lain semakin kecil keuntungan. Sebab keuntugan dihitung berdasarkan hasil pengalian perbedaan point atau nilai dengan mata uang Dolar yang dimiliki Tuan A.

Sedangkan dalam Two way market ada yang dinamakan ‘Value per Point’.

Modal untuk melakukan kepemilikan nilai adalah tetap yaitu $1000US (sekitar Rp 10jt) dan keuntungan yang didapatkan di hitung dari total perubahan point dikalikan Value per poinnya.

Value perpoin berbeda pada tiap perusahaan yang menyelenggarakan system perdagangan alternative, tapi yang paling kecil adalah 5 US$ per perubahan poin.


Dalam sistem ini juga di kenal adanya managemen Resiko yang memungkinkan kita untuk mengontrol adanya Resiko yang mungkin terjadi.

Resiko dalam hal ini adalah bila terjadi ketidak seragaman posisi yang kita ambil dengan arah yang terjadi pada arah pasar yang terjadi berikutnya.

Semua cara managemen resiko dapat anda lihat pada www.managecapital.blogspot.com